Algoritma, Flowchart, dan Pseudocode

Posted by zahralagi | Uncategorized | Monday 3 October 2011 5:12 am

Algoritma

Algoritma merupakan kumpulan perintah untuk menyelesaikan suatu masalah. Kemudian, perintah-perintah ini akan diterjemahkan. Algoritma sebaiknya disusun sebelum membuat program. Sebagai contoh, Pak Tono hendak memasak nasi goreng. Sebelum memasak nasi goreng, ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu:

  1. Bahan-bahan apa saja yang dibutuhkan untuk membuat bumbu nasi goreng?
  2. Berapa cc minyak goreng yang dibutuhkan?
  3. Mana yang harus dimasukkan terlebih dahulu, bumbu atau nasi?
  4. Jika nasi goreng terlalu asin, apa yang harus dilakukan?
  5. Jika nasi goreng sudah matang, bagaimana cara menghidangkannya?

Permasalahan di atas dapat dianalogikan sebagai input, proses, dan output. Ketiga hal tersebut merupakan proses-proses penting dalam pemrograman komputer.

 Input => Proses => Output

Dalam algoritma, yang ditekankan adalah urutan langkah logis. Oleh karena itu, algoritma berguna untuk membantu seseorang menyelesaikan masalah berdasarkan cara pikir masing-masing. Algoritma harus mengikuti suatu aturan tertentu, tidak boleh melompat-lompat. Hal yang pertama kali ditekankan dalam algoritma adalah alur pikiran, penekanan kedua yaitu dalam bentuk tertulis seperti gambar dan kalimat.

Selain itu, menurut Donald E. Knuth, algoritma yang baik adalah algoritma yang memiliki kriteria sebagai berikut:

  1. Input
  2. Output
  3. Finite (terbatas)
  4. Definite (pasti)
  5. Efisien

 

Diagram Alir (Flowchart)

Flowchart merupakan alur pemikiran yang dituangkan ke dalam bentuk gambar/simbol. Berikut ini merupakan simbol-simbol yang digunakan dalam flowchart:

Selain itu, flowchart merupakan cara penyajian dari algoritma. Dengan menggunakan flowchart, ide dari seorang progammer dapat tersampaikan dengan programmer lain.

Ada 2 macam flowchart:

  1. System Flowchart : urutan proses dalam system dengan menunjukkan alat media input, output serta jenis media penyimpanan dalam proses pengolahan data.
  2. Program Flowchart : urutan instruksi yang digambarkan dengan symbol tertentu untuk memecahkan masalah dalam suatu program.

                          

Pseudocode

Sesuai dengan artinya yaitu kode semu, pseudocode hanya merupakan kode yang menyerupai kode sebenarnya. Berbeda dengan flowchart yang ditulis dalam bentuk gambar/simbol, pseudocode ditulis dalam bentuk bahasa tinggi yang menyerupai kode pemrograman.

Berikut ini merupakan tabel perbedaan flowchart dan pseudocode:

Flowchart

Pseudocode

Simbol yang digunakan berbentuk gambar Bahasa tinggi yang digunakan menyerupai kode program
Standar Belum standar
Mudah dipahami Mudah dibaca
Tidak dapat langsung dibuat program Bisa langsung dibuat program
Berupa rancangan Sudah hampir berupa implementasi

No Comments »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a comment